Budi Daya Kacang Tanah dengan Tepat

Diposting pada

Kacang tanah merupakan tanaman yang banyak ditanam di Indonesia sebab keadaan tanah dan suhunya yang cocok.

Selain itu kacang tanah termasuk punyai harga menjual yang cukup tinggi sehingga mampu dijadikan bisnis yang mendatangkan pundi-pundi rupiah

Komoditas ini termasuk mampu ditanam di sela-sela tanaman lain sehingga mampu menghemat biaya dan memaksimalkan keadaan lahan.

Kacang tanah mampu tumbuh baik di ketinggian 50-500 mdpl, tetapi tanaman ini mampu beradaptasi hingga ketinggian 1500 mdpl. Jenis tanah lempung berpasir, liat berpasir atau lempung liat berpasir amat sesuai untuk tanaman kacang tanah. Selain itu lahan kudu punyai kelembaban udara berkisar pada 65-75% dan pH tanah 6,5-7,0.

Berikut ini tahap-tahap yang kudu dilaksanakan untuk menanam kacang tanah bersama baik.

Persiapan Lahan

Lahan kudu dibajak terutama dahulu. Pembajakan dan pencangkulan lahan memiliki tujuan untuk menggemburkan tanah dan menghilangkan gulma dan sisa-sisa akar pertanaman sebelumnya.

Selanjutnya bedengan dibuat debgan lebar 80 cm dan tinggi 20-30 cm. Di pada bedengan sesudah itu dibuat parit.

Untuk meningkatkan pH tanah, terutama terhadap lahan yang berupa amat masam dilaksanakan pengapuran bersama dosis 1-2,5 ton/ha selambat-lambatnya 1 bulan sebelum akan tanam.

Persiapan Benih

Benih kacang tanah didapatkan dari kacang yang dibiarkan hingga tua, kira-kira 100 hari. Buah yang siap dijadikan benih warnanya kehitaman dan jikalau dibuka tidak punyai selaput terhadap anggota di dalam cangkang.

Benih kacang tanah sebaiknya disimpan sepanjang 3-6 bulan saja. Cangkang kacang sebaiknya tidak dikupas sepanjang masa penyimpanan. Buka cangkang hanya jikalau benih bakal digunakan.

Varietas kacang tanah yang dianjurkan adalah Gajah, Kelinci, Zebra, Kijang, Rusa, Anoa, Tapir, Pelanduk, Kancil, dan Domba.

Lihat Juga : Jual Kacang Tanah

Penanaman

Penanaman dilaksanakan bersama menggunakan tugal sedalam 3 cm bersama 2 butir benih per lubang, sesudah itu lubang tanam ditutup tanah.

Benih kacang tanah ditanam di dalam larikan bersama jarak tanam 40 x 15 cm atau 30 x 20 cm terhadap tanah subur. Pada tanah yang kurang subur mampu ditanam lebih rapat yaitu 40 x 10 cm atau 20 x 20 cm.

Pemupukan

Pupuk yang lazim digunakan bagi kacang tanah adalah pupuk nitroge (N), fosfat (P), dan kalium (K). Pupuk nitrogen mampu diberikan di dalam dosis 20 kg-25 kg N/ha. Pemberiannya dilaksanakan 1 hari sebelum akan tanam atau sejalan terhadap sementara tanam.

Pupuk dipendam kira-kira 5 cm dari tanaman. Pupuk fosfat diberikan di dalam dosis 45 kg-60 kg/ha. Diberikan sebagian sebelum akan tanam dan sebagian ulang terhadap sementara tanam.

Pupuk kalium diberikan sebanyak 50 kg-60 kg/ha. Pupuk ini diberikan terhadap sementara tanam, yang bermanfaat sebagai pupuk dasar.

Pengairan

Tanaman kacang tanah tidak meminta air yang menggenang. Pada fase perkecambahan, fase perkembangan dan fase pengisian polong tanaman ini amat memerlukan air.

Waktu pengairan yang baik adalah pagi atau sore hari hingga tanah cukup basah. Saat berbunga dianjurkan untuk tidak dilaksanakan penyiraman, sebab mampu mengganggu penyerbukan.

Penyulaman dan Penyiangan

Penyulaman dilaksanakan jikalau ada benih yang tidak tumbuh. Penyulaman dilaksanakan bersama sebabkan lubang tanam baru terhadap bekas lubang tanam terdahulu.

Penyiangan dilaksanakan dua kali. Penyiangan pertama dilaksanakan terhadap sementara tanaman berumur 21 hari setelah tanam dan penyiangan ke-2 dilaksanakan terhadap umur 40 hari setelah tanam.

Penyiangan ke-2 ini termasuk dilaksanakan pembumbunan yaitu tanah digemburkan sesudah itu ditimbun didekat pangkal batang tanaman. Pada sementara berbunga sebaiknya tanaman tidak dilaksanakan penyiangan sebab mampu menyebabkan kerusakan bunga.

Pengendalian Hama dan Penyakit

Hama tanaman yang menyerang kacang tanah biasanya berupa uret (pemakan akar), ulat penggulung daun, ulat grayak, dan ulat jengkal. Selain itu termasuk ada penyakit yang banyak dijumpai yaitu penyakit layu, sapu setan, bercak daun, gapong, sklerotium, dan penyakit karat.

Untuk mengendalikan hama dan penyakit berikut mampu dilaksanakan tindakan pencegahan diantaranya olah tanah bersama baik, pemanfaatan pupuk kandang yang telah matang.

Selain itu termasuk dilaksanakan penyiangan intensif, membersihkan gulma, menanam serentak, pergiliran tanaman. Cabut tanaman yang terkena penyakit dan musnahkan. Selain perihal di atas jangan lupa untuk menjaga sanitasi sehingga tanaman tahan terhadap penyakit.

Panen

Kacang tanah yang telah siap panen, daunnya mulai menguning dan rontok. Penentuan sementara panen sesuai bersama style atau varietas yang ditanam biasanya 85 -110 hari. Polong yang telah tua punyai kulit yang keras bersama biji yang bernas dan kulit biji yang tipis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *